Belajar Bahasa Inggris Sampai Bisa, Yuk!

Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, dan bahasa ini merupakan bahasa internasional yang dapat menjadi perantara dunia internasional dalam komunikasi.  Karena itu, penting untuk belajar Bahasa Inggris sehingga dapat menggunakan bahasa ini dengan baik.  Dengan pentingnya Bahasa Inggris, kita juga melihat bahwa kebanyakan orang Indonesia mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris sejak SD, dan bahkan sejak TK.  Namun, ironisnya,  survey di Indonesia membuktikan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik, yang terlihat di peringkat kemahiran Bahasa Inggris negara Indonesia yang menempati posisi ke-61 dari 100 negara berdasarkan EF English Proficiency Index. Waduh!

Manfaat Belajar Bahasa Inggris

Mengapa kemampuan berbahasa Inggris orang Indonesia rendah? Bisa jadi itu disebabkan karena kurangnya motivasi belajar Bahasa Inggris. Mungkin saja banyak yang belum menyadari, bahwa belajar Bahasa Inggris memiliki banyak kegunaan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari penguasaan bahasa ini, sehingga  tidak ada ruginya belajar bahasa Inggris!

1.Sering dipakai untuk komunikasi

belajar bahasa Inggris

Kalau kita bisa belajar Bahasa Inggris, tentu kita akan bisa berteman dengan berbagai macam orang dari seluruh dunia, karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Apabila kita punya banyak teman dari luar negeri, kita bisa belajar banyak hal baru, seperti kebudayaan mereka. Alhasil, pemikiran kita tentu lebih luas dan terbuka.

Selain itu, kalau kita bepergian ke luar negeri, tetapi tidak bisa berbicara menggunakan bahasa lokal, kita bisa menggunakan Bahasa Inggris, karena sebagian besar negara menerima bahasa Inggris untuk sarana berkomunikasi dengan turis.

2. Menunjang bisnis

Kemampuan berbahasa Inggris dapat menunjang karir Anda, karena saat ini Indonesia mempererat kerjasama dengan pihak luar negeri, seperti Australia, Belanda, dan Korea Selatan.  Karena itu, bukan tidak mungkin akan semakin banyak kesempatan masyarakat Indonesia untuk bekerja di perusahaan-perusahaan negara asing, sehingga bahasa Inggris tentunya sangat dibutuhkan sebagai bahasa perantara.

Selain itu, apabila Anda memiliki usaha sendiri, Anda dapat memperluas pangsa pasar karena jika Anda mempromosikan barang-barang Anda menggunakan Bahasa Inggris, bisa saja bule-bule akan tertarik membelinya. Hehehe. Di samping itu, dengan menggunakan bahasa Inggris, sepertinya, nilai produk Anda dapat lebih meningkat lho. Contohnya saja, Anda berjualan es teh seharga Rp 2000,-, sementara kalau Anda berjualan es teh menggunakan bahasa Inggrisnya yaitu “iced tea”, bisa jadi harganya Rp. 20.000,-. Memang miris sebenarnya, tapi begitulah kenyataannya, hehehe.

3. Dapat lebih banyak informasi

Apabila Anda menggunakan mesin pencari Google, dan Anda membandingkan banyaknya informasi dalam Bahasa Indonesia dengan informasi berbahasa Inggris, Anda akan mendapati bahwa hasil pencarian bahasa Inggris jauh lebih banyak daripada yang berbahasa Indonesia. Sebagai contoh, saya akan menelusuri informasi tentang cara mendapatkan beasiswa. Hasilnya? Cukup mengejutkan.

belajar bahasa inggris
belajar bahasa inggris

Dari gambar di atas, terlihat jelas bahwa ada sekitar 216 juta hasil pencarian dalam Bahasa Inggris dan “hanya” sekitar 6,4 juta hasil dalam bahasa Indonesia. Apa artinya? Artinya, informasi dalam bahasa Indonesia lebih terbatas alias kurang lengkap. Maka dari itu, Anda membutuhkan kemampuan Bahasa Inggris supaya Anda mendapatkan pengetahuan lebih.

Baca juga:

Keterampilan yang Dibutuhkan dalam Belajar Bahasa Inggris

Ada 4 skills/ keterampilan utama yang bisa dilihat sebagai indikator apakah kita sudah menguasai Bahasa Inggris atau belum, yaitu:

1.Speaking

Speaking atau kemampuan berbicara adalah seberapa lancar Anda menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa lisan.  Selain itu, pelafalan (pronunciation) dan intonasi (intonation) adalah unsur yang penting dalam kemampuan ini karena jika kita salah lafal atau intonasi, akan dapat menyebabkan kesalahpahaman.

2. Writing

Kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris bisa jadi cukup menantang untuk orang Indonesia. Berdasarkan pengalaman murid-murid saya, mereka di sekolah sangat jarang sekali mendapatkan pelajaran menulis karangan dalam Bahasa Inggris, sehingga mereka tidak terbiasa apabila disuruh menulis dalam Bahasa Inggris. Padahal, menulis membutuhkan organisasi ide yang baik, yaitu kemampuan menempatkan kalimat yang relevan dengan kalimat lain sehingga membentuk sebuah karangan yang indah dan berkesinambungan. Apalagi, hal ini dilakukan dalam Bahasa Inggris, sehingga butuh banyak latihan.

3. Reading

Reading adalah kemampuan memahami teks berbahasa Inggris. Tentu saja untuk dapat betul-betul memahami sebuah bacaan, dibutuhkan kosakata yang cukup, dan pengetahuan mengenai grammar Bahasa Inggris yang memadai. Banyak membaca teks dalam Bahasa Inggris sangat disarankan untuk meningkatkan kemampuan ini.

4. Listening

Listening adalah kemampuan mendengarkan percakapan atau ungkapan lisan berbahasa Inggris. Seringkali, yang menjadi masalah adalah mendengarkan pembicaraan yang cepat, dan aksen yang beragam juga membuat semakin sulit untuk dipahami. Namun, hal itu dapat diatasi dengan sering berlatih mendengarkan bahasa Inggris.

Nah,  untuk membangun keempat skills utama di atas, dibutuhkan 2 keterampilan yang perlu menjadi fondasi, yaitu:

5.Vocabulary

Pengetahuan kosakata atau vocabulary dalam Bahasa Inggris mempengaruhi kemampuan kita dalam 4 skills utama, karena tanpa kosakata yang cukup, akan sulit sekali mengekspresikan atau memahami Bahasa Inggris.

Berdasarkan Common European Languages Framework /CEFR, yang merupakan standar yang diakui secara internasional untuk menunjukkan kemahiran Bahasa (Milton dan Alexiou 2009),  ada jumlah kosakata tertentu yang dikuasai untuk naik level, alias mencapai tingkat kemahiran.

TingkatanTingkatan Versi CEFRRange kosakata
Pemula 1A1<1500
Pemula 2A21500 – 2500
Menengah 1B12750 – 3250
Menengah 2B23250 – 3750
Mahir 1C13750 – 4500
Mahir 2C24500 – 5000
Tingkat Kemahiran Berbahasa Inggris dan Range Jumlah Kosakata yang Dikuasai Berdasarkan CEFR

Berarti, untuk meraih C2 atau kemahiran, kita “hanya” perlu sekitar 5000 kata. Andaikata 1 hari saja kita hapal 10 kata, dalam 1,5 tahun kita akan sudah mahir dong? Belum tentu, karena kosakata hanyalah 1 aspek saja. Untuk menjadi mahir, harus juga memperhatikan tata Bahasa, yang akan saya bahas di poin berikutnya.

Baca juga: Apa itu CEFR?

6. Grammar

Berbicara soal English grammar, saya yakin Anda pasti tahu apa itu “tenses”, yang seolah menjadi “momok” atau “hantu” bagi banyak pembelajar Bahasa Inggris. Padahal, itu adalah pelajaran grammar mendasar. Grammar kan tidak melulu soal tenses, ada yang lain dong. Tapi disini saya hanya akan bahas soal “tenses” tersebut. Pertanyaan saya, apa sih guna “tenses”? Kenapa kita harus repot-repot mempelajarinya?

Tidak seperti Bahasa Indonesia yang tata bahasanya tidak dipengaruhi oleh waktu, dalam Bahasa Inggris, ada 3 “waktu” utama, yaitu past (masa lalu), present (masa sekarang), dan future (masa depan). Nah, ketiga waktu tersebut harus diekspresikan menggunakan struktur (tenses) yang berbeda. Bingung? Simaklah contoh kalimat berikut ini dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

WaktuBahasa IndonesiaBahasa Inggris
Masa lalu (past)Saya makan kemarin.I ate yesterday.
Masa sekarang (present)Saya makan sekarang.I am eating now.
Masa depan (future)Saya makan nanti.I will eat soon.

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa dalam Bahasa Indonesia, tidak peduli waktunya (kemarin, sekarang, atau nanti), kata “makan” tidak berubah-ubah bentuknya. Sementara itu, dalam Bahasa Inggris, terlihat jelas bahwa bentuk kata “eat” (makan) dipengaruhi oleh waktunya. Itulah gunanya “tenses”: supaya waktu kejadian dalam kalimat bisa jelas. Jadi, apabila kita tidak mengetahui tata bahasa Inggris yang baik, orang dapat salah paham soal waktu.

Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula

Memulai belajar bahasa Inggris dasar bukan hal yang mudah. Mungkin bagi yang tidak mengerti bahasa Inggris sama sekali alias dari nol, akan bingung harus mulai dari mana. Apakah harus memulai dari tata bahasa atau kosakatanya?  Sebenarnya, kedua hal itu sama pentingnya. Tata Bahasa tanpa kosakata akan membuat kita bingung mau ngomong apa, sementara kosakata tanpa tata Bahasa, akan membuat kita juga bingung gimana menyusun kalimatnya. Apalagi, tata Bahasa dalam Bahasa Inggris dan Indonesia sangat berbeda!

Kalau begitu, apakah materi belajar bahasa inggris untuk pemula yang cocok? Saran saya, bagi pemula, tidak perlu khawatir atau terlalu fokus mempelajari tata bahasa. Yang penting, perbanyaklah kosakata terlebih dahulu. Selain itu, selalu biasakan diri mendengarkan pembicaraan dan membaca bacaan Bahasa Inggris, supaya tentunya kosakata Anda bertambah. Bila terlalu sulit, mulailah dengan bacaan/cerita untuk anak-anak. Di jaman internet ini, sangat mungkin sekali Anda menemukan sumber-sumber berbahasa Inggris. Setiap kali Anda menjumpai kata-kata baru, catatlah, dan coba gunakan kata-kata tersebut dalam kalimat Anda.  Saat saya masih kecil dulu, saya menulis buku harian dalam Bahasa Inggris, dan itu sangat membantu saya meningkatkan Bahasa Inggris saya.

Baca juga:
Materi Bahasa Inggris Dasar: Perkenalan dalam Bahasa Inggris

Belajar Bahasa Inggris Tingkat Menengah

Dengan ada pengetahuan/background knowledge bahasa Inggris, rasanya, tidak akan sulit untuk menjadi mahir, bukan? Namun, ada juga siswa yang merasa peningkatannya lambat sekali dibandingkan saat masih pemula, dan ini adalah hal yang wajar! Keadaan ini disebut dengan intermediate plateau, yang kemungkinan disebabkan karena cara belajar Bahasa Inggrisnya masih sama seperti saat masih pemula dulu, sehingga peningkatan tidak signifikan.

Untuk mengatasinya, kita perlu berlatih menggunakan materi yang otentik (asli) yang benar-benar dipakai oleh penutur Bahasa Inggris, misalnya koran, atau majalah, yang tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi dibandingkan teks yang dibuat khusus untuk belajar Bahasa Inggris. Selain itu, kita juga harus belajar lebih banyak tata bahasa dan kosakata sehingga Bahasa Inggris kita jadi lebih akurat, dan kita berhenti menggunakan kata-kata atau struktur kalimat yang itu-itu saja.

Cara Cepat dan Asyik Belajar Bahasa Inggris

Penelitian menunjukkan bahwa butuh kurang lebih 1000 jam untuk menguasai Bahasa Inggris. Memang, mungkin bagi yang sibuk, akan terasa sulit untuk meluangkan waktu, namun ada cara yang cukup menyenangkan supaya kita bisa belajar sekaligus bersenang-senang:

1.Mendengarkan lagu

Dengan mendengarkan lagu, dapat mempelajari banyak kosakata baru dari liriknya. Anda bisa membandingkan teks lirik dan nyanyiannya, sehingga Anda bisa familiar dengan pelafalan dan penulisannya.

2. Menonton film

Apabila Anda memiliki hobi menonton film-film berbahasa Inggris, cara ini akan sangat membantu Anda berlatih Bahasa Inggris. Anda dapat menonton dengan menggunakan subtitle berbahasa Inggris dan berusaha memahami artinya dari raut wajah atau gerakan para aktor dan aktris film tersebut. Jika Anda ingin yang lebih menantang, tontonlah film tersebut tanpa subtitle.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film untuk Belajar Bahasa Inggris

3. Bermain games

Ada permainan yang dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris Anda, seperti scrabble, teka-teki silang dalam Bahasa Inggris ataupun game lain dalam berbahasa Inggris. Selain mengasah kosakata, games tersebut juga dapat mengasah kemampuan otak Anda.

Belajar Bahasa Inggris Online Otodidak

Banyak yang bertanya-tanya apakah mungkin kita bisa belajar berbahasa Inggris sendiri tanpa kursus atau instruktur. Sebenarnya, jawabannya tergantung. Apabila Anda cukup disiplin, tentu Anda dapat belajar sendiri tanpa kursus. Namun, jika Anda masih kurang punya komitmen terhadap diri Anda sepenuhnya, sebaiknya Anda mengikuti kursus Bahasa Inggris supaya ada guru yang membimbing Anda.

Cara yang cukup efektif untuk belajar Bahasa inggris otodidak adalah melalui media online, misalnya saja Youtube. Bagi yang sudah cukup baik kemampuannya, bisa menggunakan website seperti BBC atau VOA.  Di website ini, saya juga akan share cara belajar bahasa inggris dengan cepat dan mudah dipahami, sehingga dapat  membantu Anda untuk belajar Bahasa Inggris. Nantikan post saya selanjutnya! 😊

Baca juga: