Beasiswa dan Pendidikan

Biaya Kuliah di Inggris

biaya kuliah di Inggris

Banyak yang bilang bahwa kuliah di Inggris cukup mahal. Tapi semahal apa sih? Apakah kalian penasaran berapa tepatnya dana yang dibutuhkan untuk kuliah di Inggris? Kali ini saya akan menjelaskan rinciannya, yang mencakup biaya kuliah dan biaya hidup di Inggris.

Biaya Kuliah di Inggris

Tentunya, berkuliah di Inggris membutuhkan kisaran biaya yang cukup beragam, dan mahasiswa internasional harus merogoh kocek yang cukup dalam karena uang kuliahnya kurang lebih 4 kali lipat lebih tinggi daripada mahasiswa lokal atau uni-Eropa. Untuk universitas termurahnya saja, kita memerlukan rata-rata 10.000 pound per tahun untuk kuliah. Saya sendiri, yang dulu berkuliah di The University of Sheffield menghabiskan kurang lebih 15.000 GBP untuk S2. Pembayarannya sendiri bisa dicicil beberapa kali, biasanya sih per semester.

Baca juga: Universitas di Inggris yang Murah

Biaya Hidup di Inggris

Biaya hidup sebagai mahasiswa di Inggris secara garis besar mencakup:

1 Akomodasi/Tempat Tinggal

Ada 3 tipe utama kamar yang biasanya dipakai oleh mahasiswa Inggris:
1. Paling murah: single bedroom with shared bathroom. Tipe kamar ini berisi tempat tidur dan kamar mandi luar, seperti kos-kosan pada umumnya. Saya sendiri sempat tinggal di tipe akomodasi ini, dan harga sewa per minggunya 78GBP/minggu. Ini tergolong murah karena sudah termasuk listrik dan wi-fi.
2. Menengah: en-suite room. Kamar ini seperti tipe pertama, hanya saja kamar mandinya di dalam. Saya juga sempat tinggal di kamar tipe ini dan biaya sewanya sekitar 88GBP/minggu.
3. Paling mahal: studio flat. Tempat ini merupakan yang paling mewah, karena ada tempat tidur, kamar mandi, dan dapur. Namun, memang harganya cenderung tinggi, dan per minggunya bisa mencapai 200GBP


2 Makanan

Menurut saya, makanan ini bisa jadi menghabiskan uang kita apabila kita malas masak. Hal itu disebabkan karena harga untuk makanan jadi di Inggris cukup mahal. Pada saat saya kuliah di Sheffield, membeli makanan fast-food seperti fish and chips saja bisa menghabiskan sekitar 6-7GBP. Bayangkan bila sehari kita 3x makan; bukankah akan menghabiskan sekitar 20 pounds dalam sehari, dan sebulan 600 pounds? Tapi tentunya kita dapat menyiasatinya dengan cara memasak makanan kita sendiri, dan beli bahan-bahan mentah di pasar/supermarket, karena untuk bahan mentah, harganya nggak beda jauh dari harga di Indonesia. Jadi, bagi yang nggak bisa masak tapi mau kuliah di Inggris, siap-siap belajar masak ya, kalau mau hemat.


3 Buku dan keperluan alat tulis lainnya

Buku merupakan salah satu kebutuhan mahasiswa di Inggris karena dosen biasanya akan memberikan daftar buku wajib untuk mata kuliah yang diambil. Harga buku tentunya beragam; ada yang 10 pounds, tapi ada juga yang 50 pounds! Nah, saya sendiri sejujurnya tidak membeli semua buku wajib yang disarankankan dosen saya karena saat itu saya tidak punya uang alias dana beasiswanya nggak yang berlimpah ruah gitu, hehe. Namun, saya bisa kok, mengikuti perkuliahan dengan baik dengan cara meminjam buku dari perpustakaan atau memfotokopi beberapa bagian buku di perpustakaannya.

Baca juga: Beda Kuliah di Universitas Inggris dan Indonesia

4 Keperluan sehari-hari, seperti sabun, baju, sikat gigi, dll

Untuk keperluan sehari-hari, saya rasa harganya masih dalam taraf wajar, nggak yang bombastis gitu. Memang sih, kalau kita berpikir ala orang Indonesia dan mengkurskan pound sterling ke dalam rupiah, rasa-rasanya biaya keperluan sehari-hari akan lebih mahal. Namun sejujurnya saya nggak merasa keperluan sehari-hari ini lebih menguras dana dibandingkan dengan biaya kuliahnya. Bagi yang mau berangkat ke Inggris, saya nggak menyarankan untuk membawa semua alat dari Indonesia ke Inggris ya, karena di Inggris juga banyak tersedia dan cukup “terjangkau.” Terlebih lagi, untuk barang seperti pakaian musim dingin dapat diperoleh juga dengan harga yang bahkan lebih murah dari harga di Indonesia di toko seperti Primark.


5 Transportasi

Ada beberapa opsi transportasi umum yang tersedia di Inggris, yaitu: bus, tram, tube, dan taksi/Uber, namun tentunya tram hanya ada di kota-kota tertentu dan tube hanya ada di London, hehehe. Biaya transportasi di Inggris pun cenderung beragam, tergantung dengan kotanya. Supaya murah, mahasiswa di Inggris dapat beli semacam kartu langganan/membership. Mau lebih murah lagi? Kalian bisa beli sepeda dan pakai sepeda itu sebagai transportasi utama. Saya sendiri seringnya pilih transportasi yang paling murah: jalan kaki. Saya berkuliah di Sheffield, dan jalan kaki saja sebenarnya cukup realistis karena jarak dari satu tempat ke tempat lain tidak jauh-jauh amat; dan lagi, udara di sana cukup sejuk (alias dingin) sehingga saya betah dan tidak kepanasan selama berjalan kaki.

Tram, yang merupakan sarana transportasi di beberapa kota di Inggris

6. Hiburan

Sebagai mahasiswa, tentunya kita sesekali membutuhkan hiburan, misalnya saja menonton di bioskop atau berjalan-jalan. Menurut saya, besar kecilnya biaya untuk hiburan juga cukup beragam, tergantung di mana dan bagaimana kita memilih-milih sarana hiburannya. Saya sendiri cenderung memilih hiburan yang murah dengan menonton di “bioskop” yang disediakan oleh Movie Club universitas saya (bahkan beberapa kali gratis!) ataupun hiking ke daerah pegunungan di Sheffield yang tentunya gratis.

Apakah kalian sudah memiliki gambaran biaya untuk kuliah di Inggris? Menurut saya, besar kecilnya biaya yang dibutuhkan sangat bergantung dengan pribadi masing-masing. Namun memang tidak dipungkiri, untuk mendapatkan visa pelajar, kita harus membuktikan bahwa kita memiliki dana sejumlah tertentu di rekening kita, yaitu 1015GBP/bulan di kota selain London, dan 1265GBP/bulan di London. Tapi, pada kenyataannya, dana yang saya pakai untuk biaya hidup per bulan tidak sampai 1015GBP kok. Semoga artikel ini membantu kalian yang ingin berkuliah di Inggris. Kira-kira kalian ingin saya share soal apa lagi? Silakan berkomentar 🙂

Share this:

1 thought on “Biaya Kuliah di Inggris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *